Wednesday, 7 December 2011

apa sih forex ( mau share dikit


Saya tidak akan membahas pengertian forex secara mendalam. Yang jelas saya akan berpendapat sebagaimana seorang pemula menilai forex itu sendiri. hehe.. Dulu saya juga pernah bertanya-tanya apa sih forex? Bagaimana cara main forex? Terus kita dapat uang dari forex itu prosesnya dari mana? Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika saya pertama kali kenal dengan forex ini.
FOREX, atau FX itu sendiri adalah kependekan dari Foreign Exchange. Pada prosesnya, investasi valas (valuta asing) atau investasi forex ini memang melakukan kegiatan jual beli mata uang asing. Namun pada prakteknya kita mendapat keuntungan dari currency alias fluktuasi nilai mata uang itu sendiri. Saya beri tanda tebal pada kata ‘nilai’ karena memang begitulah kenyataannya. Saat terjadi fluktuasi (naik turunnya) nila mata uang tertentu, hal ini digunakan untuk mengais laba oleh para forex trader.
Jadi saat nilai mata uang akan naik, kita membeli mata uang tersebut, maka suatu saat apabila kita menjualnya dengan harga tinggi kita akan mendapat laba. Apabila akan turun, kita harus menjual mata uang tersebut untuk mendapat profit. Loh menjual? Kita kan tidak punya barang untuk dijual? Nah, fungsi forex broker sangat berperan penting disini. Kita istilahnya ‘meminjam’ sebagian uang asing tersebut dari broker untuk dijual. Lalu saat harga sudah turun kita bisa mendapat profit dari penjualan uang tersebut.
Saat saya pahami forex hanya menjual dan membeli mata uang asing, saya rasa itu sangat mudah.. Tapi pada kenyataannya tidak. Kita bisa saja profit terus dalam forex, namun apabila kekuatan margin (modal) kita hanya sedikit, broker akan memperingatkan kita kalau modal kita sebagai jaminan kurang. Apabila tidak segera kita inject (deposit), maka uang jaminan sebelumnya akan hilang alias kita bisa bangkrut (margin call, populer dengan istilah ‘MC’, ‘Malaikat Cantik’, atau ‘Miss Cantik’).
Forex (Foreign Exchange) adalah sebuah currency trading…
Jadi apabila modal kita sedikit, kita harus bisa menghitung kekuatan dari modal kita itu. Bisa dibawa minus sampai berapa poin, dan resiko kehilangan berapa agar tidak sampai margin call. Disinilah peran manajemen keuangan (money management). Kita dituntut mampu menghitung kekuatan margin yang kita pakai. Semakin kecil transaksi yang kita lakukan, semakin kecil pula resiko kehilangan, dan jelas semakin aman walau dibawa minus berapa poin pun. Selama saya belajar forex, saya merasa lebih pintar dalam dunia manajemen dan keuangan ini. Padahal saya hanya seorang mahasiswa Sastra. Haha… Intinya hanya berniat belajar forex untuk memberi makan keluarga kelak. :)
Yah, pada intinya kalau Anda bertanya “Apa sih forex itu?”, “pengetian forex apaan?” saya hanya bisa menjawab seperti itu. Soalnya saya bukan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis. :p

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...