Tuesday, 6 March 2012

Jeremy Lin yang Fenomenal



Jeremy Lin,Anak imigran asal Taiwan yang memperkuat klub NBA New York Knicks tersebut kini menjadi sosok idola.Dia bahkan dianggap sebagai tandingan Yao Ming,legenda basket asal China daratan.





Meski Lin lahir dan besar di Amerika,rakyat Taiwan mengklaim ia sebagai bagian dari bangsa tersebut.Apalagi orangtuanya memang berasal dari wilayah Changhua di Taiwan.Karena itulah mereka mengklaim Lin sebagai seorang yang memiliki sifat sama dengan bangsa ini: pekerja keras,cinta keluarga dan sederhana.

Perjuangan Jeremy Shu How Lin(kelahiran Los Angeles 23 Agustus 1988),nama lengkapnya dlm mendapatkan beasiswa sungguh berat.Namun,dia beruntung memiliki orangtua yang sangat peduli pada pendidikan dan olah raga.Ayahnya,Gie Ming adalah imigran pada 1970an.Dia mendapatkan gelar Computer Engineering dari Purdue University.Ibunya Shirley,bergelar ilmu komputer juga dari Purdue University.

Shirley ibunya sangat menyukai bola basket sekaligus pengidola Julius 'Dr J' Irving.Dia ingin ketiga anak laki-lakinya sehebat bermain basket seperti Dr. J. Maka tiga kali seminggu,Gie Ming mengantarkan Joshua,Jeremy dan Joseph ke latihan basket YMCA(Young Men's Christian Association).

Lulus dari SMA Palo Alto dengan nilai memuaskan(GPA 4,2 dari skala 5)dan nilai sempurna Matematika(SAT II Math 2C),Jeremy mengirimkan CV ke UCLA,universitas favoritnya.Selain ke UCLA,Jeremy jg mengirimkan lamaran beasiswa ke Kansas,Kentucky,Stanford dan California serta ke delapan kampus di Ivy League(Asosiasi Basket di Amerika yg beranggotakan Universitas2 ternama).

Keinginan terbesar Lin adalah bersekolah di UCLA tapi sayangnya UCLA menolak lamaran Lin.Hanya Harvard dan Brown yang memberikan garansi posisi di tim basket mereka,namun Ivy League tidak memberikan beasiswa kepada atlet.Jeremy akhirnya memutuskan ke Harvard.

Sesungguhnya,Harvard pun ragu pada potensi Jeremy.Asisten Harvard Crimson,Bill Holden mengontak pelatih Lin semasa SMA Palo Alto,Peter Diepenbrock dan mengatakan mereka tidak berminat pada Lin.Namun tiga pekan kemudian,Holden menelepon dan mengatakan mereka sangat berminat pada Lin.

Berat memang bagi pebasket Amerika keturunan Asia bermain di NCAA Divisi I. Dari data NCAA Race and Ethnicity Report(2009) hanya ada 18 mahasiswa AS keturunan Asia bermain di Divisi 1 NCAA(0,4%).Di Harvard sendiri,ada 23 mahasiswa memiliki nama belakang 'Lin',namun hanya 1 yang memilih masuk tim bola basket.

Setahun bermain membela Crimson,Harvard kedatangan pelatih baru Harold Tommy Amaker.Pelatih kelahiran 6 Juni 1965 itu adalah point guard universitas Duke,sekaligus asisten pelatih Mike Krzyzewski.Amaker adalah peraih gelar Defensive Player of the Year saat membela Duke(1987). Kemampuan defense dan agresivitasnya diturunkan kepada Lin.Kemampuan Lin dalam menyerap semua pelatihan sangat diakui oleh Amaker

Di tangan Amaker,Lin menjadi menjadi point guard sangat tajam.Konsep permainan Amaker di Harvard adalah menyerang cepat(go go offense)dan bertahan sangat disiplin di Half Court.Konsep itu membuat Lin menjadi penetrator mematikan sekaligus pengumpan yang tajam.

Dalam catatan statistik semasa di Harvard,Lin mencetak 63% FG jika ia melakukan drive seperti katapel ke paint area lawan.Dia hanya memiliki statistik FG 19,7% di posisi open floor.Artinya, Lin akan mengumpan bola ke kawan jika mereka lebih terbuka.Sebuah karakter penting seorang point guard: UNSELFISH!

Tak ada yang menganggap skill Lin istimewa sebelumnya,termasuk Golden State Warriors maupun Houston Rockets.Namun,pencoretan Lin dari Rockets untuk digantikan Samuel Dalembert,belakangan menguak sebab diwarnai perdebatan sengit di kalangan ofisial tim Rockets.Hal tersebut sangat disesalkan oleh Darryl Morey sang GM Rockets.

Ketika diambil Knicks dari bursa free agent,Lin tak pernah bersiap lama untuk tinggal di New York.Dia nebeng di kamar kakaknya,Josh yang tengah studi kedokteran gigi di New York.Dia tidur di aparteman Josh yang hanya memiliki 1 kamar.Sesekali,Lin nginap di apartemen Landry Fields,guard Knicks.

Saat Joseph bertanding basket,dia pun datang dan memberi dukungan.Tentu saja 700an orang yang ada di sana sangat mengenal Lin yang berpenampilan sederhana ini.

Sampai saat ini Lin mencetak total 134 angka,dan dengan rataan 27,3 poin per gim 8,3 assist.Lin dinobatkan sebagai Player of the Week wilayah Timur.Di Barat, player of the week dimiliki oleh Russell Westbrook.

Ketenaran Lin membuat follower Twitter naik dari 70 ribu menjadi 199.314 hanya dalam 3 hari.Online store Knicks mengalami kenaikan traffic sampai 3.000 persen.Presiden Taiwan,Ma Ying Jeou sampai memberikan contoh perjuangan Jeremy Lin dalam sebuah rapat kabinet di Taiwan.
Pelatih Miami Heat,Erick Spoelstra yang juga keturunan Asia dan LeBron James pun memuji Lin.

Meskipun berdarah Taiwan, Lin mengaku tidak cakap berbahasa Mandarin. Ada usulan menarik dari Metta World Peace(Ron Artest). "Lin, gantilah potongan rambutmu biar lebih keren.Kamu seorang selebritis sekarang,"ungkap Artest.Artest perlu memberikan komentar sebab anaknya ternyata mengidolakan Jeremy Lin.

Legenda hidup NBA Jerry West juga memuji kehebatan Lin,kehidupannya ini mirip cerita Cinderella(dimana akhirnya para fans Lin memberikan julukan baru kepada Lin yaity Linderella).

Pendukung abadi Knicks Spike Lee,sampai mengirimkan sms ucapan terima kasih ke pelatih Golden State Warriors Mark Jackson karena mencoret Lin dari roster(Jackson adalah legenda Knicks semasa menjadi pemain).




Jeremy Lin bahkan menyamai rekor Michael Jordan sebagai cover Majalah TIME



Jeremy Lin,Manusia Rp 1,6 Triliun
Majalah Forbes bahkan menjuluki pemain berdarah Taiwan ini dengan Manusia USD 170 Juta.Forbes bukan tanpa alasan menjuluki point guard New York Knicks ini.Permainan Lin mampu mendongkrak keuntungan perusahaan timnya. Tidak hanya itu, pajak dari semua yang menyangkut Lin pun menjadi bertambah. Bahkan, bursa saham dibuat subur oleh pebasket kelahiran Los Angeles 23 Agustus 1988 ini.

“Gaji Lin memang hanya USD 800.000 (Rp 7,6 miliar),tapi dia adalah manusia USD 170 juta,” tulis Forbes kemarin.Mau bukti? Saham Madison Square Garden(MSG)naik 7% mendekati USD 31,87 per lembar pada 16 Februari lalu dari USD 29,77 yang dicatatkan pada 7 Februari setiap Lin masuk starting line-up.MSG adalah perusahaan pemilik New Yorks Knicks.Tarif iklan setiap Lin bermain pun melonjak dan terus melonjak ketika Knicks terus memetik kemenangan.Powerwall melaporkan,berkat Lin saham MSG mampu menembus angka USD139 juta atau Rp1,3 triliun.

Fenomena Lin juga menarik perhatian majalah Time.Foto Lin yang tengah melakukan lay-up di udara menjadi foto kover majalah Time edisi terbaru dengan judul Linsanity!. Fenomena Lin di Time bahkan mengalahkan bintang NBA dari LA Lakers Kobe Bryant yang belum pernah menjadi kover di majalah Time. Dampak lainnya adalah melonjaknya penjualan merchandise dan tiket yang tentunya juga berdampak pada pendapatan pajak bagi AS.

Butuh waktu lima minggu untuk fans bisa mendapatkan merchandise Lin. Segala merchandise yang berhubungan dengan dirinya menjadi rebutan di mana-mana. Dari laporan NBA.com, toko-toko serta situs pembelian secara online mengungkapkan bahwa mereka tidak sanggup memenuhi permintaan fans tersebut.MSG mengatakan bahwa toko online melihat lonjakan 3.000% setelah menyaksikan debut Lin. “Permintaan kaus (Lin) tidak seperti ini sebelumnya,” ujar juru bicara toko olahraga Modell’s Rich Lampmann.Toko olahraga yang berkantor pusat di New York ini mengaku telah menjual 10.000 kostum Lin hingga pekan kemarin dan telah menyiapkan 160.000 untuk beberapa hari ke depan.



Kostum Lin dijual seharga USD 59,99 atau Rp 570.000.Di beberapa toko online mungkin kostum palsu dijual dengan harga USD 29,99.Saat ini banyak pengecer terus melakukan stok jersey Lin.Analis industri olahraga dari SportOneSource Matt Powell mengatakan masih ada produk-produk kecil yang dikaitkan dengan Lin yang belum dikerjakan. Menurutnya ini juga akan menghasilkan uang dalam jumlah besar. Salah satunya adalah di Baidu China, nama Jeremy Lin menempati urutan nomor satu sebagai sosok yang dicari di Google.

2 comments:

Taufiq Hidayatullah said...

Sukses follow s0b !
Dtunggu follbackny . . .
Belajar-lagii.blogspot.com

epicakbar said...

hoho udah gw follow balik :) boss

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...